- Menteri Keuangan Australia Jim Chalmers tengah berupaya membentuk dewan kebijakan moneter baru di Bank Sentral Australia, tetapi ia membutuhkan dukungan dari Partai Hijau untuk melangkah maju. Partai Hijau telah menyatakan bahwa mereka hanya akan mendukung perubahan di RBA jika ada komitmen untuk menurunkan suku bunga.
- Presiden Bank Sentral Philadelphia Patrick Harker menyatakan pada hari Jumat bahwa bank sentral AS telah berhasil mengendalikan situasi ekonomi yang penuh tantangan dalam beberapa tahun terakhir. Harker membandingkan kebijakan moneter dengan mengemudikan bus, yang mana penting untuk menyeimbangkan kecepatan.
- PMI Gabungan Bank Judo Australia turun menjadi 49,8 pada bulan September dari 51,7 pada bulan Agustus, yang mengindikasikan kontraksi dalam aktivitas bisnis karena pertumbuhan yang lebih lambat di sektor jasa tidak mampu mengimbangi kemerosotan yang lebih dalam dalam output manufaktur. PMI Jasa turun menjadi 50,6 pada bulan September dari 52,5 sebelumnya, sementara PMI Manufaktur turun menjadi 46,7 dari 48,5 pada bulan Agustus.
- Pada hari Jumat, Bank Rakyat Tiongkok (PBoC) memilih untuk mempertahankan Suku Bunga Dasar Pinjaman (LPR) satu tahun dan lima tahun tidak berubah masing-masing pada 3,35% dan 3,85%.
- Commonwealth Bank (CBA) telah menyesuaikan ekspektasinya terhadap pemangkasan suku bunga pertama Reserve Bank of Australia sebesar 25 basis poin, yang akan dilakukan mulai November 2024 hingga Desember 2024. Pergeseran ini mengikuti tingkat ketenagakerjaan yang kuat dan prospek "hawkish" yang berkelanjutan dari bank sentral, menurut Yahoo Finance.
- Perubahan Ketenagakerjaan Australia mencapai 47,5 ribu pada bulan Agustus, turun dari 48,9 ribu (direvisi dari 58,2 ribu) pada bulan Juli, tetapi jauh di atas perkiraan konsensus sebesar 25,0 ribu. Tingkat Pengangguran tetap stabil pada 4,2% pada bulan Agustus, sejalan dengan ekspektasi dan angka bulan sebelumnya, menurut data yang dirilis oleh Biro Statistik Australia (ABS).
- Gubernur Bank Sentral Australia (RBA) Michele Bullock menekankan bahwa masih terlalu dini untuk mempertimbangkan pemangkasan suku bunga mengingat inflasi yang terus tinggi. Selain itu, Asisten Gubernur RBA Sarah Hunter mencatat bahwa meskipun pasar tenaga kerja tetap ketat, pertumbuhan upah tampaknya telah mencapai puncaknya dan diperkirakan akan melambat lebih lanjut.
คำชี้แจง (Disclaimer) : เนื้อหาข้างต้นเป็นเพียงมุมมองของผู้เขียนแต่เพียงผู้เดียว และไม่ได้แสดงหรือสะท้อนถึงจุดยืนอย่างเป็นทางการของ Followme แต่อย่างใด Followme ไม่รับผิดชอบต่อความถูกต้อง ความครบถ้วน หรือความน่าเชื่อถือของข้อมูลที่ปรากฏ และจะไม่รับผิดชอบต่อการดำเนินการใด ๆ ที่เกิดขึ้นจากเนื้อหานั้น เว้นแต่จะมีการระบุไว้เป็นลายลักษณ์อักษรอย่างชัดเจน
ชอบบทความนี้ไหม? แสดงความขอบคุณโดยการส่งทิปให้ผู้เขียน
