- Dolar Australia menguat menjelang pertemuan kebijakan RBA, karena investor mengantisipasi Suku Bunga Resmi yang tidak berubah sebesar 4,35%.
- Panduan ke depan RBA mengenai suku bunga setelah tahun berjalan akan diteliti secara ketat di tengah tekanan inflasi yang terus-menerus dan pasar tenaga kerja yang solid.
- Di sisi lain, Dolar AS menguat kembali, didorong oleh skeptisisme mengenai jalur pemotongan suku bunga agresif Federal Reserve.
- Data CME FedWatch menunjukkan total 75 bps dalam pemangkasan suku bunga selama November dan Desember, dengan kemungkinan 50% terjadinya pemangkasan 50 bps pada November.
- Lebih dari 100 ekonom yang disurvei oleh Reuters memperkirakan penurunan suku bunga sebesar 25 bps pada kedua pertemuan Fed yang tersisa.
- Di sisi data, PMI S&P gabungan tumbuh lebih lambat sebesar 54,4 pada bulan September, turun dari 54,6 pada bulan Agustus.
- PMI manufaktur turun secara tak terduga ke angka 47,0, sementara PMI jasa meningkat ke angka 55,4, lebih baik daripada yang diproyeksikan.
คำชี้แจง (Disclaimer) : เนื้อหาข้างต้นเป็นเพียงมุมมองของผู้เขียนแต่เพียงผู้เดียว และไม่ได้แสดงหรือสะท้อนถึงจุดยืนอย่างเป็นทางการของ Followme แต่อย่างใด Followme ไม่รับผิดชอบต่อความถูกต้อง ความครบถ้วน หรือความน่าเชื่อถือของข้อมูลที่ปรากฏ และจะไม่รับผิดชอบต่อการดำเนินการใด ๆ ที่เกิดขึ้นจากเนื้อหานั้น เว้นแต่จะมีการระบุไว้เป็นลายลักษณ์อักษรอย่างชัดเจน
ชอบบทความนี้ไหม? แสดงความขอบคุณโดยการส่งทิปให้ผู้เขียน
