- Dolar Australia menguat terhadap Dolar Amerika Serikat (USD) karena berita ekonomi positif dari Tiongkok dan data ekonomi lemah dari AS.
- Bank Rakyat Tiongkok (PBOC) menerapkan langkah-langkah stimulus, termasuk penurunan suku bunga dan rasio persyaratan cadangan yang lebih rendah, meningkatkan sentimen risiko dan mendukung AUD.
- RBA menegaskan kembali sikap hawkishnya, yang menyiratkan bahwa bank akan mempertahankan suku bunga tinggi hingga inflasi kembali ke kisaran target, mendukung AUD.
- Inflasi AS, yang diukur berdasarkan Indeks Harga PCE, meningkat sebesar 2,2% YoY pada bulan Agustus, sedikit di bawah ekspektasi dan menunjukkan lingkungan inflasi yang moderat.
- Indeks Harga PCE inti, tidak termasuk makanan dan energi, naik sebesar 2,7%, sejalan dengan ekspektasi dan menunjukkan tingkat inflasi inti yang stabil.
- Pasar bertaruh pada peluang tinggi pemangkasan suku bunga sebesar 50 bps oleh Fed dalam pertemuan November dan perbedaan kebijakan moneter antara bank sentral AS dan RBA, keduanya mendukung Aussie.
คำชี้แจง (Disclaimer) : เนื้อหาข้างต้นเป็นเพียงมุมมองของผู้เขียนแต่เพียงผู้เดียว และไม่ได้แสดงหรือสะท้อนถึงจุดยืนอย่างเป็นทางการของ Followme แต่อย่างใด Followme ไม่รับผิดชอบต่อความถูกต้อง ความครบถ้วน หรือความน่าเชื่อถือของข้อมูลที่ปรากฏ และจะไม่รับผิดชอบต่อการดำเนินการใด ๆ ที่เกิดขึ้นจากเนื้อหานั้น เว้นแต่จะมีการระบุไว้เป็นลายลักษณ์อักษรอย่างชัดเจน
ชอบบทความนี้ไหม? แสดงความขอบคุณโดยการส่งทิปให้ผู้เขียน
