- Dolar AS menguat menyusul komentar semalam dari Ketua Fed Powell.
- Israel telah memulai serangan daratnya di Lebanon, yang meningkatkan ketegangan di kawasan tersebut.
- Indeks Dolar AS mencetak nilai tertinggi dalam empat hari menjelang data PMI Manufaktur ISM.
Dolar AS (USD) diperdagangkan secara positif pada hari Selasa menjelang angka Indeks Manajer Pembelian (PMI) Manufaktur dari Institute for Supply Management (ISM). Perubahan positif untuk Greenback terjadi setelah para pedagang memperkirakan penurunan suku bunga yang lebih sedikit dari Federal Reserve (Fed) menyusul komentar Ketua Jerome Powell.
Di sisi geopolitik, Israel telah memulai serangannya ke Israel dalam apa yang disebutnya "serangan darat terbatas," demikian laporan Financial Times. Eskalasi kekerasan lebih lanjut di wilayah tersebut dapat memicu aliran dana safe haven yang umumnya cenderung mendukung Greenback.
Melihat kalender ekonomi ke depan, survei Manufaktur ISM akan menjadi pendorong utama pada hari Selasa ini. Namun, elemen lain juga akan menjadi perhatian. Laporan Lowongan Kerja JOLTS akan memberikan petunjuk tentang bagaimana permintaan tenaga kerja berkembang, sementara mata dan telinga para pedagang harus tetap terbuka karena lima anggota Fed akan naik panggung.
คำชี้แจง (Disclaimer) : เนื้อหาข้างต้นเป็นเพียงมุมมองของผู้เขียนแต่เพียงผู้เดียว และไม่ได้แสดงหรือสะท้อนถึงจุดยืนอย่างเป็นทางการของ Followme แต่อย่างใด Followme ไม่รับผิดชอบต่อความถูกต้อง ความครบถ้วน หรือความน่าเชื่อถือของข้อมูลที่ปรากฏ และจะไม่รับผิดชอบต่อการดำเนินการใด ๆ ที่เกิดขึ้นจากเนื้อหานั้น เว้นแต่จะมีการระบุไว้เป็นลายลักษณ์อักษรอย่างชัดเจน
