- EUR/USD kemungkinan akan melanjutkan penurunannya karena Dolar AS (USD) diperkirakan akan memperpanjang kenaikannya setelah koreksi teknis kecil pada hari Jumat. Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak nilai Greenback terhadap enam mata uang utama, membukukan level tertinggi baru dalam 11 minggu minggu lalu di dekat 104,00 karena berbagai faktor pendorong.
- Prospek Greenback tetap kuat karena para pedagang yakin bahwa Federal Reserve (Fed) akan melanjutkan jalur penurunan suku bunga secara bertahap. Menurut alat CME FedWatch, data harga berjangka Federal Funds 30 hari menunjukkan bahwa pasar memperkirakan penurunan suku bunga sebesar 50 basis poin (bps) di sisa tahun ini, yang menunjukkan bahwa Fed akan memangkas suku bunga pinjamannya sebesar 25 bps pada bulan November dan Desember.
- Ekspektasi pasar terhadap keputusan The Fed untuk melakukan siklus pelonggaran kebijakan yang kurang agresif menguat setelah serangkaian data ekonomi Amerika Serikat (AS) untuk bulan September menunjukkan ketahanan ekonomi. Untuk petunjuk lebih lanjut mengenai prospek ekonomi, investor akan mencermati data awal Indeks Manajer Pembelian (PMI) Global S&P untuk bulan Oktober, yang akan dipublikasikan pada hari Kamis.
- Sementara itu, nasib Dolar AS bisa sangat tidak menentu karena pemilihan presiden AS sudah dekat. Jajak pendapat nasional terbaru menunjukkan kandidat Demokrat dan Wakil Presiden AS Kamala Harrish lebih unggul daripada kandidat Republik dan mantan Presiden AS Donald Trump.
คำชี้แจง (Disclaimer) : เนื้อหาข้างต้นเป็นเพียงมุมมองของผู้เขียนแต่เพียงผู้เดียว และไม่ได้แสดงหรือสะท้อนถึงจุดยืนอย่างเป็นทางการของ Followme แต่อย่างใด Followme ไม่รับผิดชอบต่อความถูกต้อง ความครบถ้วน หรือความน่าเชื่อถือของข้อมูลที่ปรากฏ และจะไม่รับผิดชอบต่อการดำเนินการใด ๆ ที่เกิดขึ้นจากเนื้อหานั้น เว้นแต่จะมีการระบุไว้เป็นลายลักษณ์อักษรอย่างชัดเจน
ชอบบทความนี้ไหม? แสดงความขอบคุณโดยการส่งทิปให้ผู้เขียน

เขียนข้อความของคุณตอนนี้