- Poundsterling menguat terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya karena Greene dari BoE mengaitkan komponen volatil yang lemah dengan penurunan inflasi Inggris pada bulan September.
- Investor menantikan pidato BoE Bailey dan data awal PMI S&P Global/CIPS untuk bulan Oktober.
- IMF telah merevisi naik proyeksi pertumbuhan AS untuk tahun ini dan tahun depan.
Poundsterling (GBP) mengungguli mayoritas mata uang lainnya, kecuali Dolar AS (USD) dan Dolar Kanada (CAD), pada hari Rabu. Mata uang Inggris tersebut menguat karena arahan suku bunga yang sedikit agresif dari anggota Komite Kebijakan Moneter Bank of England (BoE) Megan Greene dalam sebuah diskusi dengan lembaga pemikir Atlantic Council di sela-sela pertemuan Dana Moneter Internasional (IMF) pada hari Selasa.
"Saya pikir kemungkinan besar kebijakan moneter harus terus menekan untuk membawa inflasi ke sasaran," kata Greene. Ketika ditanya apakah penurunan inflasi Inggris Raya (UK) baru-baru ini akan memengaruhi suaranya dalam kebijakan moneter pada bulan November, Greene mengatakan bahwa penurunan tajam inflasi berasal dari komponen yang mudah berubah. Oleh karena itu, dia tidak akan terlalu menekankannya.
Para investor harus memperhatikan bahwa Greene adalah salah satu dari empat anggota Komite Kebijakan Moneter (MPC) yang memilih untuk tidak mengubah suku bunga pada bulan Agustus, di mana BoE memangkasnya sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5%.
คำชี้แจง (Disclaimer) : เนื้อหาข้างต้นเป็นเพียงมุมมองของผู้เขียนแต่เพียงผู้เดียว และไม่ได้แสดงหรือสะท้อนถึงจุดยืนอย่างเป็นทางการของ Followme แต่อย่างใด Followme ไม่รับผิดชอบต่อความถูกต้อง ความครบถ้วน หรือความน่าเชื่อถือของข้อมูลที่ปรากฏ และจะไม่รับผิดชอบต่อการดำเนินการใด ๆ ที่เกิดขึ้นจากเนื้อหานั้น เว้นแต่จะมีการระบุไว้เป็นลายลักษณ์อักษรอย่างชัดเจน

เขียนข้อความของคุณตอนนี้