- NZD/USD gagal mempertahankan kekuatan sesi Asia di tengah melemahnya dolar Kiwi.
- Tingkat Pengangguran di Selandia Baru diperkirakan naik hingga 5% pada kuartal ketiga tahun ini.
- Minggu ini, investor menunggu pemilihan presiden AS dan keputusan kebijakan Fed.
Pasangan NZD/USD turun tajam mendekati 0,5980 pada jam perdagangan Eropa pada hari Senin setelah pembukaan yang kuat. Pasangan Kiwi mundur karena pelemahan berkelanjutan dalam Dolar Selandia Baru (NZD) karena ekspektasi bahwa Bank Sentral Selandia Baru (RBNZ) akan memangkas Suku Bunga Resmi (OCR) lagi sebesar 50 basis poin (bps) pada tanggal 27 November.
Di sisi ekonomi, investor menunggu data Ketenagakerjaan Q3, yang akan dipublikasikan pada hari Rabu. Para ekonom memperkirakan Tingkat Pengangguran meningkat menjadi 5,0% dari 4,6% di sektor sebelumnya. Pada periode yang sama, tenaga kerja Selandia Baru diperkirakan menurun sebesar 0,4%, laju yang sama dengan pertumbuhannya pada kuartal sebelumnya. Indeks Biaya Tenaga Kerja diperkirakan tumbuh sebesar 3,4% tahun-ke-tahun, lebih lambat dari 3,6% pada kuartal kedua tahun ini. Kondisi pasar tenaga kerja yang melemah akan mendorong RBNZ untuk bersikap dovish.
Sementara itu, Dolar AS (AS) masih tertekan karena para pedagang bersiap menghadapi pemilihan presiden Amerika Serikat (AS) pada hari Selasa dan pertemuan kebijakan Federal Reserve (Fed) pada hari Kamis. Menurut berbagai jajak pendapat nasional, akan ada persaingan ketat antara kandidat Partai Republik Donald Trump dan Wakil Presiden saat ini Kamala Harris.
คำชี้แจง (Disclaimer) : เนื้อหาข้างต้นเป็นเพียงมุมมองของผู้เขียนแต่เพียงผู้เดียว และไม่ได้แสดงหรือสะท้อนถึงจุดยืนอย่างเป็นทางการของ Followme แต่อย่างใด Followme ไม่รับผิดชอบต่อความถูกต้อง ความครบถ้วน หรือความน่าเชื่อถือของข้อมูลที่ปรากฏ และจะไม่รับผิดชอบต่อการดำเนินการใด ๆ ที่เกิดขึ้นจากเนื้อหานั้น เว้นแต่จะมีการระบุไว้เป็นลายลักษณ์อักษรอย่างชัดเจน

เขียนข้อความของคุณตอนนี้