
Harga Bitcoin (BTC) kembali melemah setelah gagal bertahan di atas level support penting $114 ribu. Pada Kamis (25/9), BTC diperdagangkan di sekitar $111.639, turun 1,2% dibanding hari sebelumnya.
Ringkasan Utama:
- Bitcoin kehilangan support $114K dan kembali ke level awal bulan, menghapus keuntungan yang sempat terbentuk.
- Tekanan jual dari investor besar (whales) memperburuk kondisi pasar, memunculkan kekhawatiran soal prospek jangka panjang.
- Harapan Bitcoin mencapai $150K tahun ini mulai memudar, meski sempat menyentuh rekor baru di 2025.
- Inflasi tinggi dan ketatnya kondisi ekonomi global ikut menekan daya tarik aset kripto.
Kehilangan Dukungan Investor Besar
Selama Agustus–September, ribuan Bitcoin dilepas oleh para whale, menandakan berkurangnya kepercayaan terhadap reli harga. Kondisi ini membuat target optimistis sebelumnya—bahkan $200K—tampak semakin jauh dari kenyataan.
Outlook Jangka Pendek
Meski masih lebih tinggi dibanding awal tahun di $96K, kinerja Bitcoin kalah dari Ethereum (ETH) yang lebih tangguh di tengah ketidakpastian ekonomi. Jika tekanan jual berlanjut, BTC bisa masuk ke level lebih berisiko.
Namun, sebagian investor melihat pelemahan ini sebagai peluang untuk “buy the dip”. Laporan klaim pengangguran AS pada Jumat diperkirakan akan memicu pergerakan signifikan berikutnya untuk Bitcoin.
คำชี้แจง (Disclaimer) : เนื้อหาข้างต้นเป็นเพียงมุมมองของผู้เขียนแต่เพียงผู้เดียว และไม่ได้แสดงหรือสะท้อนถึงจุดยืนอย่างเป็นทางการของ Followme แต่อย่างใด Followme ไม่รับผิดชอบต่อความถูกต้อง ความครบถ้วน หรือความน่าเชื่อถือของข้อมูลที่ปรากฏ และจะไม่รับผิดชอบต่อการดำเนินการใด ๆ ที่เกิดขึ้นจากเนื้อหานั้น เว้นแต่จะมีการระบุไว้เป็นลายลักษณ์อักษรอย่างชัดเจน
