
Trend : Bearish | Timeframe 30m
Upaya Pemulihan Euro Gagal, Justru Tertekan Makin Dalam
Euro kembali melemah terhadap Dolar AS, menandai tekanan lanjutan di bawah area 1.1550, seiring pasar yang masih memposisikan diri pada skenario “higher for longer” dari Federal Reserve. Momentum pemulihan euro terbatas setelah gagal menembus 1.1530–1.1540, yang kini menjadi zona resistance kuat intraday.
Secara teknikal, grafik menunjukkan pola descending channel yang masih utuh sejak akhir Oktober. Pergerakan harga tetap berada di bawah garis tren turun (dotted line), menandakan dominasi penjual yang konsisten. Koreksi ke atas tertahan di level Fibonacci 23.6% (1.1538), sementara area 1.1495 menjadi support terdekat yang jika ditembus dapat membuka jalan menuju 1.1460.
Indikator momentum menunjukkan bias negatif: RSI berada di bawah level 45 tanpa tanda divergensi, dan MACD tetap di bawah garis nol — sinyal bahwa tekanan jual masih terjaga. Volume transaksi juga relatif rendah, mengindikasikan kurangnya minat beli baru di zona bawah ini.
Saran transaksi adalah melakukan aksi jual, untuk menguji ulang area 1.1490–1.1470. Aksi jual dilakukan dari area ideal 1.1530–1.1545, dengan serta stop loss di atas 1.1560. Skenario pilihan adalah mengambil posisi beli diatas 1.1560, lebih tepatnya diatas 1.1580 yang menjadi batas netral. Target kenaikan menuju 1.1600 hingga ke 1.1630.
Hanya penutupan stabil di atas 1.1580 yang bisa mengubah pandangan menjadi netral. Hingga saat ini, pasar masih berpihak pada kekuatan dolar — dan euro belum menemukan pijakan fundamental baru.(
คำชี้แจง (Disclaimer) : เนื้อหาข้างต้นเป็นเพียงมุมมองของผู้เขียนแต่เพียงผู้เดียว และไม่ได้แสดงหรือสะท้อนถึงจุดยืนอย่างเป็นทางการของ Followme แต่อย่างใด Followme ไม่รับผิดชอบต่อความถูกต้อง ความครบถ้วน หรือความน่าเชื่อถือของข้อมูลที่ปรากฏ และจะไม่รับผิดชอบต่อการดำเนินการใด ๆ ที่เกิดขึ้นจากเนื้อหานั้น เว้นแต่จะมีการระบุไว้เป็นลายลักษณ์อักษรอย่างชัดเจน
