Inflasi IHK Maret 2026 Tetap Terjaga

avatar
· Views 6,659
Inflasi IHK Maret 2026 Tetap Terjaga

No.28/68/DKom 
Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Maret 2026 terjaga dalam kisaran sasaran 2,5±1%. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, IHK pada Maret 2026 tercatat mengalami inflasi sebesar 0,41% (mtm), sehingga secara tahunan IHK mengalami inflasi sebesar 3,48% (yoy) atau menurun dibandingkan dengan realisasi pada bulan sebelumnya sebesar 4,76% (yoy). Inflasi yang tetap terjaga dalam kisaran sasarannya ini merupakan hasil dari konsistensi kebijakan moneter serta eratnya sinergi pengendalian inflasi antara Bank Indonesia dan Pemerintah (Pusat dan Daerah) dalam Tim Pengendalian Inflasi Pusat dan Daerah (TPIP dan TPID) serta penguatan implementasi Program Ketahanan Pangan Nasional. Ke depan, Bank Indonesia meyakini inflasi akan tetap terkendali dalam kisaran sasaran 2,5±1% pada 2026 dan 2027.

Inflasi kelompok inti tetap terkendali. Inflasi inti pada Maret 2026 tercatat sebesar 0,13% (mtm), lebih rendah dari realisasi pada bulan sebelumnya sebesar 0,42% (mtm). Perkembangan inflasi inti tersebut dipengaruhi terutama oleh penurunan harga komoditas emas global dan ekspektasi inflasi yang tetap terjaga, di tengah kenaikan permintaan pada periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri. Secara tahunan, inflasi inti pada Maret 2026 tercatat sebesar 2,52% (yoy), menurun dari realisasi inflasi bulan sebelumnya yang sebesar 2,63% (yoy).

Inflasi kelompok 
volatile food tetap terjaga. Kelompok volatile food pada Maret 2026 mengalami inflasi sebesar 1,58% (mtm), menurun dibandingkan dengan realisasi inflasi bulan sebelumnya sebesar 2,50% (mtm). Inflasi kelompok volatile food disumbang terutama oleh komoditas daging ayam ras, beras, dan telur ayam ras seiring dengan peningkatan permintaan selama periode HBKN Idulfitri. Secara tahunan, kelompok volatile food mengalami inflasi sebesar 4,24% (yoy), lebih rendah dari inflasi bulan sebelumnya yang sebesar 4,64% (yoy). Ke depan, inflasi volatile food diprakirakan terkendali didukung oleh eratnya sinergi antara Bank Indonesia bersama TPIP dan TPID serta penguatan implementasi Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera (GPIPS).

Kelompok administered prices mencatat inflasi. Kelompok administered prices pada Maret 2026 mengalami inflasi sebesar 0,31% (mtm), meningkat dibandingkan realisasi deflasi pada bulan sebelumnya sebesar 0,03% (mtm). Inflasi terutama disumbang oleh komoditas bensin dan tarif angkutan antarkota seiring dengan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi  dan peningkatan mobilitas pada periode HBKN Idulfitri. Secara tahunan, kelompok administered prices tercatat inflasi sebesar 6,08% (yoy), lebih rendah dari inflasi bulan sebelumnya sebesar 12,66% (yoy).
 

Jakarta, 1 April 2026
Departemen Komunikasi
Ramdan Denny Prakoso
Direktur Eksekutif

 

Lampiran
Kontak

Contact Center Bank Indonesia Bicara: (62 21) 131
e-mail : [email protected]
Jam operasional Senin s.d. Jumat Pkl. 08.00 s.d 16.00 WIB

Halaman ini terakhir diperbarui 1 April 2026

คำชี้แจง (Disclaimer) : เนื้อหาข้างต้นเป็นเพียงมุมมองของผู้เขียนแต่เพียงผู้เดียว และไม่ได้แสดงหรือสะท้อนถึงจุดยืนอย่างเป็นทางการของ Followme แต่อย่างใด Followme ไม่รับผิดชอบต่อความถูกต้อง ความครบถ้วน หรือความน่าเชื่อถือของข้อมูลที่ปรากฏ และจะไม่รับผิดชอบต่อการดำเนินการใด ๆ ที่เกิดขึ้นจากเนื้อหานั้น เว้นแต่จะมีการระบุไว้เป็นลายลักษณ์อักษรอย่างชัดเจน

ชอบบทความนี้ไหม? แสดงความขอบคุณโดยการส่งทิปให้ผู้เขียน
ตอบกลับ 7
avatar
Perasaan harga naik parah deh di pasar
avatar
Iya wkwk sejak lebaran
avatar
Thx infonya
avatar
Hi hi 👍👍
avatar
avatar
avatar

-จบ-

  • tradingContest