
Drama lima hari terakhir di XAUUSD layak dibedah. Sejak 26 Juni, emas sempat konsolidasi tenang di $4.040 dan naik ke $4.090, sebelum berbalik longsor tajam jelang akhir pekan akibat dua tekanan besar yang datang hampir bersamaan.
Inflasi AS yang masih bandel di 4,2% tahunan, tertinggi sejak 2023, membuat pasar makin yakin Fed akan menaikkan suku bunga lagi, kemungkinan September nanti. Bersamaan dengan itu, ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz kembali memanas hingga sempat memicu serangan balasan, mendorong minyak naik dan inflasi makin menakutkan investor.
Kombinasi ini menekan emas hingga breakdown ke $3.943, level terendah beberapa hari terakhir.
Namun yang menarik, alih-alih terus merosot, harga justru berbalik tajam begitu candle hijau besar muncul dan menariknya kembali ke $4.028. Secara teknikal, pola ini mirip liquidity grab, di mana stop loss banyak trader ritel disapu bersih lebih dulu sebelum volume besar masuk membeli di harga yang dianggap diskon, sementara sinyal de-eskalasi dari rencana damai AS-Iran di Doha turut meredakan kekhawatiran pasar.
Kini harga konsolidasi sempit di $4.028, sambil pasar menahan napas menanti Non-Farm Payrolls dan ISM Manufacturing PMI beberapa hari ke depan, yang berpotensi jadi katalis volatilitas besar berikutnya.
Menurut kalian, pantulan agresif ini awal dari reversal, atau sekadar jebakan sebelum harga kembali turun? 🤔
*Trading derivatif mengandung risiko tinggi
#XAU/USD# #gold# #forexmarket# #technicalanalysis# #ManufacturingIndex#
คำชี้แจง (Disclaimer) : เนื้อหาข้างต้นเป็นเพียงมุมมองของผู้เขียนแต่เพียงผู้เดียว และไม่ได้แสดงหรือสะท้อนถึงจุดยืนอย่างเป็นทางการของ Followme แต่อย่างใด Followme ไม่รับผิดชอบต่อความถูกต้อง ความครบถ้วน หรือความน่าเชื่อถือของข้อมูลที่ปรากฏ และจะไม่รับผิดชอบต่อการดำเนินการใด ๆ ที่เกิดขึ้นจากเนื้อหานั้น เว้นแต่จะมีการระบุไว้เป็นลายลักษณ์อักษรอย่างชัดเจน

-จบ-