Bitcoin Berpotensi Koreksi 15% Sebelum Cetak All-Time High Baru? Ini Alasannya

avatar
· Views 1,208

Bitcoin Berpotensi Koreksi 15% Sebelum Cetak All-Time High Baru? Ini Alasannya

Bitcoin sempat melonjak hingga menyentuh area US$81.000, yang menurut saya menjadi sinyal kuat bahwa fase terendah (bottom) kemungkinan sudah terbentuk. Namun, bukan berarti kenaikan akan berlangsung mulus. Dalam setiap siklus bull market, biasanya masih ada fase kapitulasi atau likuidasi besar-besaran sebelum tren naik berlanjut.

Saat ini sentimen pasar terlihat sangat optimistis. Banyak trader mulai agresif membeli Bitcoin, dan kondisi seperti ini justru sering menjadi sinyal bahwa pasar berpotensi mengalami koreksi terlebih dahulu. Pelaku besar (whales) umumnya membutuhkan likuiditas untuk membangun posisi, sehingga pergerakan turun tajam sering dimanfaatkan untuk melikuidasi trader dengan leverage tinggi.

Berikut beberapa alasan mengapa Bitcoin masih berpotensi mengalami koreksi:

1. Masih Ada Fair Value Gap (FVG) yang Belum Terisi
Terdapat area Fair Value Gap (FVG) yang belum tersentuh mulai dari kisaran US$63.390. Bukan berarti harga harus turun hingga menutup seluruh gap tersebut, tetapi setidaknya peluang untuk menguji sebagian area ini masih cukup besar.

2. Potensi Retest Moving Average 200 Harian
Moving Average (MA) 200 harian saat ini berada di sekitar US$69.000. Dalam tren naik yang sehat, retest ke MA200 sering terjadi sebelum harga kembali melanjutkan kenaikan. Area ini juga sering menjadi zona akumulasi bagi investor institusi.

3. Trendline Utama Belum Pernah Diuji Kembali
Trendline yang ditarik dari puncak all-time high sebelumnya masih belum mengalami retest. Secara teknikal, pengujian ulang terhadap garis tren penting sering kali terjadi sebelum tren utama berlanjut.

4. Pola Head and Shoulders Masih Belum Terkonfirmasi
Pada grafik juga terlihat potensi pola Head and Shoulders yang belum sepenuhnya terselesaikan. Jika pola ini bekerja, peluang koreksi jangka pendek akan semakin besar.

5. Menyentuh Resistance Kuat dari Anchored VWAP
Bitcoin baru saja mencapai area Anchored VWAP pada grafik mingguan, yang menjadi salah satu resistance terkuat sepanjang fase bear market. Reaksi penolakan di area ini menunjukkan bahwa tekanan jual masih cukup signifikan.

6. Berada di Atas Descending Parallel Channel
Harga juga telah menyentuh batas atas descending parallel channel, yang selama ini menjadi area resistance penting. Menembus zona ini tanpa koreksi kemungkinan akan cukup sulit.

7. September Secara Historis Kurang Bersahabat
Secara statistik, September merupakan salah satu bulan dengan performa terburuk bagi Bitcoin. Dalam banyak tahun sebelumnya, Bitcoin cenderung mencatatkan return negatif pada bulan ini. Karena itu, potensi volatilitas dan koreksi tetap perlu diwaspadai.

Kesimpulan

Prospek jangka panjang Bitcoin masih terlihat positif dan peluang mencetak All-Time High (ATH) baru tetap terbuka. Namun, jalan menuju level tersebut kemungkinan tidak akan berlangsung lurus. Koreksi, bull trap, fake breakout, hingga liquidity sweep masih sangat mungkin terjadi sebagai bagian dari dinamika pasar.

Bagi trader dan investor, penting untuk tidak hanya mengikuti euforia pasar, tetapi juga memperhatikan area support, resistance, serta manajemen risiko sebelum mengambil keputusan. Koreksi yang terjadi nantinya justru bisa menjadi peluang bagi investor jangka panjang untuk kembali melakukan akumulasi.

 

คำชี้แจง (Disclaimer) : เนื้อหาข้างต้นเป็นเพียงมุมมองของผู้เขียนแต่เพียงผู้เดียว และไม่ได้แสดงหรือสะท้อนถึงจุดยืนอย่างเป็นทางการของ Followme แต่อย่างใด Followme ไม่รับผิดชอบต่อความถูกต้อง ความครบถ้วน หรือความน่าเชื่อถือของข้อมูลที่ปรากฏ และจะไม่รับผิดชอบต่อการดำเนินการใด ๆ ที่เกิดขึ้นจากเนื้อหานั้น เว้นแต่จะมีการระบุไว้เป็นลายลักษณ์อักษรอย่างชัดเจน

ชอบบทความนี้ไหม? แสดงความขอบคุณโดยการส่งทิปให้ผู้เขียน
ตอบกลับ 1
avatar
Waduhh serem euy BTC

-จบ-

  • tradingContest