Obligasi AS menyentuh level 2007. Pekan ini, giliran data yang menjawab.
Imbal hasil obligasi AS 10 tahun mencapai level tertinggi sejak Juni 2007 pada Kamis lalu, setelah Gubernur Fed Michael Barr memberi sinyal kenaikan lanjutan dan PMI kilat September melonjak ke level terkuat dalam lebih dari lima tahun. Pekan ini kalendernya padat: RBA hari Selasa, PCE dan revisi tahunan data AS hari Rabu, ISM hari Kamis, lalu nonfarm payrolls hari Jumat.
Pasar obligasi yang memimpin. Imbal hasil 10 tahun ditutup di 5,17% pada Jumat, dan obligasi 30 tahun berada di dekat level tertinggi sejak 2004. Pasar kini menghargai peluang sekitar 70% bahwa The Fed menaikkan bunga lagi pada rapat 27–28 Oktober.
Data AS terlalu panas untuk diabaikan. PMI komposit kilat naik ke 58,4 — tertinggi sejak Juli 2021 — klaim pengangguran turun ke 197 ribu, dan penjualan rumah baru melompat 6,4%. Hampir semua rilis pekan lalu keluar di atas perkiraan.
Pekan ini angka yang bicara. RBA diperkirakan naik ke 4,60% pada Selasa, PCE inti Agustus diperkirakan 0,3% bulanan pada Rabu, dan payrolls September diperkirakan jauh melambat dari 162 ribu pada Jumat.
Hasil akhir pekan lalu
Enam rilis utama: lima keluar lebih kuat dari perkiraan, satu sesuai.
Konsensus new home sales mengacu pada jajak pendapat Reuters. Angka Juli direvisi menjadi 643 ribu.
Peta pekan
Panjang bilah menunjukkan kepadatan rilis penting. Rabu memuat 10 dari 25 agenda pekan ini.
Jadwal lengkap
Semua waktu dalam WIB. Baris berwarna adalah rilis berdampak tinggi. Kolom Aktual diisi setelah masing-masing rilis keluar.
German CPI dan Crude Oil Inventories belum memiliki angka perkiraan; nilai yang tercantum adalah data sebelumnya.
Satu per satu
Angka dulu, penjelasan belakangan.
Kenaikan yang sudah dihargai, pernyataan yang belum
Dalam jajak pendapat Reuters, 33 dari 34 ekonom memperkirakan RBA menaikkan cash rate 25 bps ke 4,60%. Jika terjadi, ini kenaikan keempat tahun ini — total 100 bps — dan level tertinggi sejak akhir 2011. Alasannya inflasi inti: trimmed mean bertahan di 3,6% pada Juli, di atas rentang target RBA 2–3%, meski inflasi utama turun ke 3,5% dari 3,8%.
Karena kenaikannya nyaris pasti, yang akan menggerakkan dolar Australia adalah nadanya. Mayoritas ekonom dalam survei yang sama melihat 4,60% sebagai puncak siklus, dengan sebagian kecil memperkirakan 4,85% pada akhir tahun. Konferensi pers Gubernur Michele Bullock dijadwalkan satu jam setelah pengumuman, sekitar pukul 12:30 WIB. Data CPI bulanan Australia untuk Agustus menyusul sehari kemudian.
Artinya: kejutan terbesar justru jika RBA menahan. Kalau naik, perhatikan apakah pintu untuk kenaikan November dibiarkan terbuka — itu yang membedakan AUD menguat atau malah melemah setelah keputusan.
Inflasi favorit The Fed, datang bersama revisi besar-besaran
Pada Juli, PCE inti naik 0,2% secara bulanan dan 3,3% secara tahunan, sementara PCE utama berada di 3,7% tahunan. Untuk Agustus, kalender memperkirakan PCE inti naik ke 0,3% bulanan dan 3,4% tahunan. Sebagai pembanding, CPI Agustus sudah menunjukkan inflasi 3,4% tahunan.
Yang membuat rilis ini tidak biasa: BEA menerbitkannya bersamaan dengan pembaruan tahunan neraca nasional, sehingga data bulan-bulan sebelumnya bisa ikut direvisi. Pada jam yang sama keluar estimat ketiga PDB kuartal II, diperkirakan tetap 1,5%. Seperempat jam sebelumnya, ADP diperkirakan mencatat 70 ribu pekerjaan swasta baru, naik dari 38 ribu.
Di Asia dan Eropa, hari dibuka dengan PMI manufaktur resmi Tiongkok pukul 08:30 WIB (perkiraan 50,1 dari 49,8) — rilis terakhir sebelum libur panjang Golden Week — lalu PDB final Inggris kuartal II pukul 13:00 WIB, yang diperkirakan tidak berubah di 0,4% kuartalan.
Artinya: jangan hanya membaca angka Agustus. Kalau revisi menaikkan angka Juli, inflasi sebenarnya lebih panas dari yang dikira — dan itu lebih penting bagi Fed daripada satu bulan data.
Apakah ISM mengonfirmasi lonjakan PMI kilat?
PMI manufaktur S&P Global kilat melompat ke 57,0 pada September dengan pesanan baru tumbuh paling cepat dalam hampir empat setengah tahun. ISM diperkirakan hanya naik tipis ke 55,0. Selain headline, perhatikan komponen harga ISM: kalender memperkirakan 72,0 dari 71,1, sejalan dengan temuan S&P Global bahwa biaya input melonjak karena harga energi dan hambatan kapasitas.
Klaim pengangguran awal diperkirakan 199 ribu setelah 197 ribu pekan lalu. Rata-rata empat pekan berada di 202.250, dan klaim berkelanjutan 1,719 juta. Pada hari yang sama pasar Tiongkok daratan tutup untuk Golden Week, dan survei Tankan kuartal III Jepang juga dirilis.
Artinya: ISM yang kuat plus komponen harga yang naik akan memperkuat narasi kenaikan Oktober tepat sehari sebelum payrolls.
Pekan lalu harga bergerak karena kalimat pejabat. Pekan ini gilirannya angka — dan dengan imbal hasil di level 2007, ruang untuk kejutan ke atas makin sempit.
Pertanyaan cepat
Ketuk pertanyaannya untuk membuka jawaban.
+Kenapa imbal hasil 10 tahun naik ke level tertinggi sejak 2007?
Karena beberapa tekanan datang bersamaan. Gubernur Fed Michael Barr memberi sinyal kenaikan bunga lanjutan, PMI kilat menunjukkan ekonomi tumbuh cepat dengan biaya yang naik, dan pasar kini memperkirakan peluang sekitar 70% untuk kenaikan pada Oktober. Di sisi pasokan, lelang obligasi 5 tahun sepi peminat dan lelang 7 tahun juga lemah, sementara kekhawatiran soal kondisi fiskal AS ikut membebani. Aksi jual juga terjadi di obligasi Jepang, Inggris, dan Jerman. Imbal hasil sempat mencapai level tertinggi sejak Juni 2007 pada Kamis, lalu ditutup di 5,17% pada Jumat.
+Kenapa RBA menaikkan bunga padahal inflasi utama Australia turun?
Karena RBA lebih memperhatikan inflasi inti. Inflasi utama memang turun ke 3,5% pada Juli dari 3,8%, tetapi trimmed mean — ukuran inti yang paling diperhatikan RBA — bertahan di 3,6%, di atas rentang target 2–3%. PDB kuartal II juga keluar di atas perkiraan, dan harga minyak yang tinggi menambah tekanan harga. Gubernur Michele Bullock sendiri menyatakan risiko kenaikan inflasi mulai terwujud, yang mendorong bank-bank besar Australia memajukan perkiraan kenaikan mereka ke September.
+Kenapa PCE Rabu ini lebih sulit dibaca dari biasanya?
Karena BEA merilisnya bersamaan dengan pembaruan tahunan neraca nasional. Artinya, data PCE dan PDB bulan-bulan sebelumnya bisa direvisi pada hari yang sama. Perbandingan yang adil adalah angka Agustus terhadap angka Juli yang sudah direvisi, bukan terhadap 3,3% yang dirilis Agustus lalu. Estimat ketiga PDB kuartal II juga keluar pada jam yang sama, sehingga reaksi pasar tidak bisa langsung dianggap sebagai reaksi terhadap PCE saja.
+Kenapa WTI turun hampir 8% sepekan, tapi Brent justru naik tipis?
Ada tiga penyebab. Pertama, kabar pembicaraan bertahap AS–Iran untuk membuka Selat Hormuz menekan harga di akhir pekan. Kedua, wacana larangan ekspor diesel AS dikhawatirkan membanjiri pasar domestik, yang lebih menekan patokan AS. Ketiga, kontrak WTI berpindah dari Oktober ke November, dan kontrak baru diperdagangkan jauh lebih rendah — sehingga sebagian penurunan mingguan adalah efek pergantian kontrak. Hasilnya, WTI ditutup $92,41 dan Brent $104,32, dengan selisih melebar ke sekitar $11,91.
+Apakah ada risiko shutdown pemerintah AS yang bisa menunda data Jumat?
Tidak untuk pekan ini. Tahun anggaran AS berakhir 30 September, tetapi Kongres sudah meloloskan dana sementara hingga 11 Desember — Senat dengan suara 90–6 dan DPR 370–48 — dan Presiden Trump menandatanganinya menjadi undang-undang pada 2 September. Jadi PCE hari Rabu dan laporan tenaga kerja hari Jumat tetap sesuai jadwal. Risiko pendanaan baru muncul kembali setelah pemilu sela November.
คำชี้แจง (Disclaimer) : เนื้อหาข้างต้นเป็นเพียงมุมมองของผู้เขียนแต่เพียงผู้เดียว และไม่ได้แสดงหรือสะท้อนถึงจุดยืนอย่างเป็นทางการของ Followme แต่อย่างใด Followme ไม่รับผิดชอบต่อความถูกต้อง ความครบถ้วน หรือความน่าเชื่อถือของข้อมูลที่ปรากฏ และจะไม่รับผิดชอบต่อการดำเนินการใด ๆ ที่เกิดขึ้นจากเนื้อหานั้น เว้นแต่จะมีการระบุไว้เป็นลายลักษณ์อักษรอย่างชัดเจน


-จบ-