avatar
· Views 133
Emas Stagnan Dekat Rekor, Dorong Harga ke $3.700. Data AS Datang, Dukung Emas ke Level Lebih Tinggi   Emas spot stabil di kisaran US$3.635 per ons, sedikit di bawah rekor tertinggi US$3.674, setelah data menunjukkan penurunan besar jumlah pekerja di revisi payroll. Fenomena ini memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve akan memotong suku bunga, mengurangi kesempatan aset non-imbal hasil seperti emas, sekaligus melemahkan dolar dan menekan yield obligasi.   Pelaku pasar kini menantikan data inflasi AS baik producer maupun consumer price index yang akan dirilis, karena bisa menjadi pemicu lanjutnya pergerakan emas. Apabila data inflasi kembali menunjukkan pelambatan, peluang emas melanjutkan reli terbuka lebar. Mata uang dolar dan yield obligasi yang melemah mendukung tren ini. Potensi Arah Emas: Menuju US$3.700 dalam Jangka Menengah   Dengan momentum bullish dan penurunan biaya memegang emas, analis memperkirakan harga emas berpotensi mencapai US$3.700 hingga US$3.900. Dorongan datang dari kombinasi pelemahan dolar, sentimen dovish Fed, kepemilikan emas bank sentral dan ketegangan geopolitik global.   Jika momentum ini terus terjaga, XAU/USD bisa menembus zona US$3.650–US$3.700 sebelum akhir semester, dengan peluang menuju US$3.900 di tahun berikutnya saat risiko makro-ekonomi memuncak.  

คำชี้แจง (Disclaimer) : เนื้อหาข้างต้นเป็นเพียงมุมมองของผู้เขียนแต่เพียงผู้เดียว และไม่ได้แสดงหรือสะท้อนถึงจุดยืนอย่างเป็นทางการของ Followme แต่อย่างใด Followme ไม่รับผิดชอบต่อความถูกต้อง ความครบถ้วน หรือความน่าเชื่อถือของข้อมูลที่ปรากฏ และจะไม่รับผิดชอบต่อการดำเนินการใด ๆ ที่เกิดขึ้นจากเนื้อหานั้น เว้นแต่จะมีการระบุไว้เป็นลายลักษณ์อักษรอย่างชัดเจน

ตอบกลับ 0

  • tradingContest