avatar
· Views 1,707
Bos MI: Harga Minyak Sentuh USD 80/Barel Efek Perang Jadi "Lampu Kuning" Penilaian MSCI, Moody's hingga Fitch Rating yang menurunkan outlook utang RI ke Negatif menjadi sentimen yang turut menekan pasar keuangan RI di tengah gonjang-ganjing perang Iran Vs Amerika Serikat. Direktur Panin Asset Management, Rudiyanto mengatakan tekanan yang terjadi di bursa saham saat ini tidak hanya dialami IHSG tetapi juga bursa global, dimana rumor terkait perang, hingga penutupan selat Hormuz masih menjadi sentimen yang menekan. Sementara di pasar obligasi, sentimen terkait pengelolaan APBN yang lebih agresif turut menjadi perhatian. Investor khawatir lonjakan harga minyak akan membebani APBN dari sisi subsidi energi meski di sisi lain kenaikan harga komoditas akan menguntungkan sektor sawit dan batu bara serta nikel. Pemerintah perlu memperhatikan kondisi kenaikan harga minyak dunia, saat harga minyak USD 80 per barel menjadi ‘lampu kuning’ namun jika naik ke USD 900-100/barel akan semakin menekan APBN.

คำชี้แจง (Disclaimer) : เนื้อหาข้างต้นเป็นเพียงมุมมองของผู้เขียนแต่เพียงผู้เดียว และไม่ได้แสดงหรือสะท้อนถึงจุดยืนอย่างเป็นทางการของ Followme แต่อย่างใด Followme ไม่รับผิดชอบต่อความถูกต้อง ความครบถ้วน หรือความน่าเชื่อถือของข้อมูลที่ปรากฏ และจะไม่รับผิดชอบต่อการดำเนินการใด ๆ ที่เกิดขึ้นจากเนื้อหานั้น เว้นแต่จะมีการระบุไว้เป็นลายลักษณ์อักษรอย่างชัดเจน

ตอบกลับ 3
avatar
avatar
minyak nih mantap
avatar
sayangnya indo cm punya stok 20 hari lol

-จบ-

  • tradingContest